HAMA DAN PENYAKIT PADA IKAN LELE SERTA CARA PENGOBATANNYA

Hama Dan Penyakit Pada Ikan Lele Serta Cara Pengobatannya - Salah satu pencarian terhangat para pengusaha ternak yang ada di halaman browsing adalah hama dan penyakit hewan ternak dan cara mengobatinya, khususnya binatang lele. Penyakit pada ikan lele sangat beragam dan memerlukan penanganan yang berbeda-beda pula. Mungkin diantara sobat pernah menemui ikan lele peliharannya ada yang mati secara tiba-tiba, ada yang kelihatan bintik-bintik luka berwarna putih di sekitar kepala dan badannya, ada yang berputar-putar terus di permukaan air, dan mungkin masih banyak lagi. Ketika sobat melihat hal-hal seperti yang ada di atas mungkin sebagian ada yang menanggapinya dengan santai saja karena sudah terbiasa, dan mungkin dari sebagian sobat ada yang nervous karena belum pernah mengalami sebelumnya. Contoh-contoh yang saya sebutkan di atas adalah sebagian dari contoh penyakit yang ada ikan lele.

hama dan penyakit pada ikan lele serta cara pengobatannya


           Pada artikel saya kali ini saya akan mempostingkan jenis penyakit lele dan cara mengobatinya. Jenis-jenis penyakit lele adalah sebagai berikut :

1. Penyakit bintik yang disebabkan oleh bakteri Aeromonas Hydrophilla dan Pseudomonas           Hydropolla

         Bakteri ini berbentuk seperti batang dengan cambuk yang terletak di ujung batang, dan cambuk ini digunakan untuk bergerak. Ukuran bakteri ini kurang lebih antara 0,7 - 0,8 X 1 - 1,5 mikron. Gejala yang kelihatan dari lele yang terjangkit penyakit in adalah warna tubuhnya kelihatan semakin gelap, kulit kesat dan timbul pendaharaan. Lele sering naik ke atas dan kelihatan bernafas megap-megap di permukaan air.
         Cara mengobati bagi ikan lele yang terjangkit bakteri ini adalah dengan cara memebersihkan lingkungan sekitar kolam ikan. Kita juga harus menjaga kebersihan air kolam. Selain membersihkan lingkungan kolam, kita juga harus memberikan pengobatan dari dalam. Yaitu dengan cara memberikan pakan ikan atau pelet yang dicampur dengan Terramycine dengan dosis 50 mg/kg ikan per hari. Lakukan hal ini selama 7 - 10 hari secara berturut-turut. Selain dengan memberikan pakan yang dicampur dengan terramycine, kita juga bisa dengan memberikan pakan yang dicampur dengan Sulphonamid sebanyak 100 mg/kg ikan per hari selama 3 - 4 hari.

2. Penyakit Tuberculosis yang disebabkan bakteri Mycobacterium Fortoitum

          Gejala yang terlihat dari ikan lele yang terjangkit bakteri ini adalah tubuh ikan berwarna gelap, perut membengkak. Bila dibelah maka akan terlihat bintik-bintik pada hati, ginjal, dan limpa. Ikan sering mengapung di permukaan dan berdiri tegak, berputar-putar atau miring, sekitar mulut dan sirip ikan terdapat bintik-bintik putih. Cara mengobatinya adalah dengan memberikan Viterna 1 botol dan 1 kapsul amne untuk suplemen pakan. Setiap 2 - 5 kg pakan ikan cukup kita campur 1 tutup suplemen tadi. Selain dengan cara di atas, kita juga bisa menggunakan teknik lama yaitu dengan memberikan terramycine dicampur dengan pelet 5 - 7,5 gram/100 kg ikan/hari selama 5 - 10 hari.

3. Penyakit karena jamur / Candawan Saprolegnia

          Penyakit ini hanya menjangkit pada ikan yang sedang dalam kondisi sakit/lemah. Penyakit ini ditandai dengan terlihatnya sekumpulan benang halus seperti kapas pada bagian tubuh ikan yang sedang terluka atau lemah, Daerah yang sering terlihat terjangkit adalah disekitar tutup insang dan sirip ikan. Cara mengobatinya adalah dengan cara merendam ikan yang terjangkit penyakit tersebut dengan air yang dicampur dengan cairan  Malachyte Green Oxalate dengan kadar 2,5 - 3 ppm selama 30 menit.

4. Penyakit bintik putih dan gatal ( Trichodiniasis )

         Penyebab penyakit ini adalah dari parasit golongan Ciliata. Bentuk penyakit ini adalah ikan perutnya berbentuk bulat atau amuboid, dan mempunyai inti seperti tapal kuda. Cara mengobatiya adalah dengan membersihkan daerah sekitar kolam dan merendam ikan yang terkena infeksi dengan campuran larutan formalin 25 cc/m3 dengan larutan Malachyte Green Oxalate dengan kadar 0,1 gr/m3 selama 12 - 24 jam, kemudian bersihkan ikan dengan air segar. Lakukan pengobatan ini selama 3 hari. Untuk pengobatan dari dalam, campurkan makan ikan dengan viterna dan amne 1 kapsul perbotol vtn. 

5. Parasit Hirudinae

           Penyakit ini disebabkan oleh lintah Hirudinae. Lintah ini berwarna merah kecoklatan. Penyakit ini ditandai dengan pertumbuhan ikan yang lambat karena darah terhisab oleh parasit, sehingga menyebabkan ikan mengalami anemia/kekurangan darah. Bila ikan mengalami tanda - tanda seperti di atas, maka yang harus kita lakukan adalah :
  • bila suhhu terlalu tinggi, kolam diberi peneduh dan mengganti air dengan suhu yang lebih dingin
  • bila makanan kurang, maka dengan memberi tambahan pakan
  • bila PH terlalu rendah, diberi  larutan kapur 10 gr/ 100 L air
  • bila kandungan gas-gas beracun tinggi, maka kita ganti air kolamnya
  • mencampur pakan ikan dengan viterna yang sudah diberikan 1 kapsul amne per botolnya
Demikianlah artikel kami tentang Hama Dan Penyakit Pada Ikan Lele Serta Cara Pengobatannya. Semoga sedikit artikel dari kami ini bisa membantu anda yang sekarang sedang mempunyai masalah dengan peliharaan ikan lele anda. Jangan lupa baca artikel menarik kami yang lainnya. Terimakasih atas kunjungan anda pada blog kami.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "HAMA DAN PENYAKIT PADA IKAN LELE SERTA CARA PENGOBATANNYA"

Post a Comment